MAKASSAR — Dampak banjir yang terjadi sejak kemarin, Selasa (22/1) berdampak pada tanaman padi milik warga di daerah yang terdampak.

Di Kabupaten Maros misalnya, dari laporan yang diperoleh kerusakan akibat pertanaman padi akibat banjir terjadi di empat kecamatan di Bumi Turikale tersebut.

Di Kecamatan Mandai dengan luas 1.528 hektar, Kecamatan Maros dengan luas 675 hektar, Kecamatan Tanralili dengan luas 2.182 hektare dan Kecamatan Bantimurung dengam luas 3.964 hektare.

Dengan total luasan 8.332 hektar dengan umur bervariasi dari 1-7 minggu. Data ini diperoleh dari POPT Tanaman Pangan kecamatan yang berada di Maros.

“Semoga air cepat surut dan tidak lebih dari empat hari, sehingga tidak terjadi puso,” harap Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan, Fitriani.

Sementara untuk daerah lain seperti Gowa masih dilakukan pendataan. Data sementara yang diperoleh hingga pukul 11.45 Wita dari tiga kecamatan yakni dengan total 5.460 hektare. Di Kecamatan Bajeng Barat misalnya 1.487 hektare.

“Gowa sementara pendataan di empat kecamatan termasuk Parangloe dan Bajeng, totalnya 5.460 hektare. Tetapi kami masih sementara mendata,” sebut Fitriani.(*)

MAKASSAR, Rabu, 23/01/2019
Biro Humas dan Protokol
Pemprov Sulawesi Selatan

Facebook Comments

comments

NO COMMENTS

Leave a Reply