Gubernur

0 29
  • Kakanwil Bea Cukai Sulbagsel Kordinasi ke Gubernur

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id — Pengawasan cukai hasil tembakau Sulsel semakin dimaksimalkan. Koordinasi lanjutan pun dilakukan Bea Cukai Sulbagsel dengan dengan Pemprov Sulsel.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Padmoyo Tri Wikanto didampingi Kepala Bidang Kepatuhan Internal Kanwil Sulbangsel, Syamsul Bahri menemui Gubernur Sulsel di Baruga Lounge Kantor Gubernur, Jumat(15/2).

Gubernur HM Nurdin Abdullah menerima hangat kunjungan ini dan membahas terkait peningkatan potensi pengembangan industri dan pengawasan hasil tembakau rokok.

“Jadi kami memohon bantuan kepada beliau untuk bisa berkoordinasi lebih intesif dalam hal pengembangan industri hasil tembakau rokok,” kata Padmoyo.

Dalam pertemuan ini juga dibahas terkait produksi tembakau di Cabbenge, Kabupaten Soppeng. Termasuk upaya peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Soppeng dan Parepare.

“Terutama di Soppeng serta Parepare ini perlu kita tingkatkan industri ini,” jelasnya.

Baca Juga : Gubernur Minta Bupati Kembalikan Kejayaan Komoditi Sulsel

Selain itu dibahas pula upaya menekan perdagangan ilegal rokok yang cukup tinggi di Sulsel. Seperti diketahui, rokok ilegal ini datang dari Pulau Jawa dan menjadikan Sulsel sebagai pasarnya, padahal Sulsel punya industrinya.

Dengan difasilitasi oleh Gubernur, rencananya sejumlah Walikota dan Bupati akan hadir dalam kegiatan Parepare Fair guna melakukan koordinasi, yang bertepatan dengan Hari Jadi Kota Parepare 18 Februari mendatang. Parepare sendiri menyumbang penerimaan cukai setahun mencapai Rp.20 Miliar.

“Mudah-mudahan gayung bersambut, nanti kita bikin cluster industri di sana dan dia lebih patuh, perizinan lebih mudah dan ini potensi cukainya kembali ke daerah,” jelasnya.

Dijadwalkan Nurdin akan menghadiri dan membuka secara langsung kegiatan tersebut di sela-sela kunjunganya pada HUT Parepare dan Sidrap.

“Saya akan fasilitasi pertemuan ini dengan kepala daerah,” janji Nurdin Abdullah.

Baca Juga : Kembangkan Jeruk Selayar, Nurdin Gandeng Pengusaha

Selain itu, Nurdin juga mengaku mendukung pengembangan Cabbenge, karena daerah ini terkenal sebagai penghasil tembakau.

“Cabbenge terkenal sebagai penghasil tembakau,” ungkapnya.

Ikut hadir dalam pertemuan tersebut Walikota Palopo, Judas Amir. Palopo sendiri digadang-gadang memanfaatkan pelabuhannya sebagai pelabuhan ekspor. Sehingga daerah dari utara tidak lagi ke Makassar.

“Bandara Bua sesuai perintah Presiden akan dijadikan hub untuk timur (Indonesia). Tidak menutup kemungkinan menjadi bandara internasional. Karena Palopo ini kota jasa,” papar Nurdin. (*)

0 55
  • Bertemu Aksa Mahmud di Baruga Lounge

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id — Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah (NA) tengah berusaha mengembalikan kejayaan jeruk selayar. Pengembangan jeruk selayar ini dibahas Nurdin dengan Pengusaha Aksa Mahmud usai menghadiri pelantikan Bupati – Wakil Bupati Wajo dan Luwu di Baruga Lounge Kantor Gubernur, Jumat (15/2).

“Kita lagi mau mengembalikan kejayaan jeruk Selayar. Pak Aksa sebagai pengusaha nasional tentu punya care (kepedulian) bagaimana jeruk ini bisa kita kembangkan kembali,” kata Nurdin Abdullah.

Nurdin membeberkan kontribusi Aksa Mahmud, salah satunya akan membantu bibit.

“Belum tahu berapa, yang pasti beliau ingin berkontribusi dalam pengembalian kejayaan jeruk selayar,” sebut Nurdin.

Baca Juga : Gubernur Minta Bupati Kembalikan Kejayaan Komoditi Sulsel

Jeruk selayar diyakini menjadi salah satu komiditi yang dapat menjadi salah satu magnet menarik wisatawan. Seperti diketahui, Selayar mempunyai daya potensi wisata luar biasa, bukan hanya wisata alam, tetapi juga wisata kuliner.

Selain pengembangan jeruk selayar, Pemprov juga mewacanakan pembangunan hotel kerjasama dengan Pemda setempat terkait penyedian lahan. Pasalnya salah satu kendala di Selayar yakni masih minimnya hotel dengan fasilitas representatif yang dapat menarik minat wisatawan.

“Karena airport sudah berfungsi normal, pesawat setiap hari sudah lancar. Maskapai Wings sudah masuk, Garuda. Tinggal bagaimana hotel,” jelasnya.

Sementara itu, Aksa Mahmud menjelaskan, Gubernur mendorong Selayar sebagai daerah wisata sehingga pembangunan hotel yang representatif tentu diperlukan.

Baca Juga : Gubernur Lantik Bupati-Wakil Bupati Wajo dan Luwu

“Karena ini pulau, jadi kita harus mendatangkan ahlinya, bahwa Selayar ini mau di tempatkan hotelnya semacam resort,” ujar Aksa Mahmud.

“Ini bagaimana mendorong supaya segera ada hotel. Sebenarnya, kalo ada hotel kita mau menginap, cuma karena tidak ada hotel terpaksa kita pulang sore,” pungkasnya.

Menurut Aksa, Gubernur akan berbicara dan menindaklanjuti rencana tersebut bersama Bupati Selayar untuk menghadirkan hotel milik pemerintah tersebut. (*)

0 53
  • Rute Langsung Luar Negeri Mudahkan Ekspor

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id — Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah (NA) berharap agar komoditas Sulsel seperti coklat dan kopi bisa kembali berjaya. Pasalnya, produksi komoditas ini terbukti tahan terhadap krisis moneter.

“Krisis tahun 98 negara-negara maju mengalami krisis, ini justru membawa berkah untuk Sulsel karena adanya komoditas coklat dan kopi serta komoditas lainnya,” kata Nurdin Abdullah di acara pelantikan Bupati-Wakil Bupati Luwu dan Wajo di Kantor Gubernur Sulsel, Jum’at (15/2).

Dia juga menyampaikan kepada para bupati bahwa coklat yang selama ini menjadi komoditas primadona, mulai tergeser. Bahkan industri sudah mulai mengimpor coklat. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah saat ini untuk mengembalikan kejayaan coklat di Sulsel.

Sementara terkait benih, pemerintah melalui Menteri Pertanian telah memberikan respon untuk menjadikan Sulsel sebagai sentra benih coklat.

“Tentu Luwu Raya akan kita jadikan sentra pembenihan coklat,” paparnya.

Baca Juga : Gubernur Lantik Bupati-Wakil Bupati Wajo dan Luwu

Apalagi menurut Mantan Bupati Bantaeng ini Sulsel telah melakukan direct call (pengiriman langsung) ke luar negeri per Juni mendatang. Jepang misalnya, dijadwalkan untuk penerbangan kargo dan penumpang. Sehingga hal ini tentu dapat mendukung pengiriman komoditas.

Selain kopi dan coklat, Sulawesi Selatan juga memiliki banyak komoditas basis pada sub sektor perikanan. Komoditi tersebut antara lain ikan cakalang, udang, rumput laut, kepiting dan teripang. Komoditas ini jika diekspor tentunya berdampak positif untuk peningkatan ekonomi masyarakat. (*)

0 86
  • Amran Mahmud-Amran Pimpin Wajo, Basmin Mattayang – Syukur Bijak Pimpin Luwu

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id — Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah melakukan Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Wajo serta Bupati dan Wakil Bupati Luwu Masa Jabatan 2019-2024 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jum’at (15/2).

Pasangan Amran Mahmud – Amran dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo, sementara pasangan Basmin Mattayang – Syukur Bijak dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Luwu.

Sebagai Bupati-Wakil Bupati mereka diharapkan dapat berlaku seadil-adilnya dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya.

“Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-sebaiknya,” kata Nurdin Abdullah.

Sementara dalam arahannya, Nurdin menyampaikan mereka yang terpilih adalah pemimpin yang berpengalaman. Seperti diketahui, Basmin Mattayang mengakhiri jabatan sebagai Bupati Luwu 10 tahun lalu, sementara Syukur Bijak juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Luwu 5 tahun lalu. Demikian pula di Wajo, dimana Amran Mahmud lima tahun lalu sebagai Wakil Bupati Wajo dan didampingi oleh Wakil Bupati saat ini dari latar belakang pengusaha.

“Saya mewakili masyarakat menyampaikan selamat kepada Bupati, Wakil Bupati Wajo dan Luwu, istri dan keluarga,” sebut Nurdin Abdullah.

Dalam kesempatan ini, Nurdin juga menyampaikan beberapa hal. Di bidang pendidikan, salah satunya terkait rencana pengangkatan kepala cabang dinas dengan berkoordinasi dengan kepala daerah masing-masing. Hal Ini dalam rangka membangun sinergi bersama. Selanjutnya, SKPD sebagai leading sektor utama jika ada program provinsi masuk ke daerah yang belum tentu menjadi program daerah bersangkutan.

“Saya yakin banyak usulan masyarakat. Ini tentu butuh sinergi dan kemitraan untuk diselesaikan. Dari hari ke hari memberikan perhatian, bahwa teman-teman di Pemprov untuk komunikasi dengan teman-teman pimpinan daerah,” ujarnya.

Menurut Nurdin, daerah harus diberdayakan, apalagi dengan adanya lonjakan Bantuan Keuangan Daerah yang diberikan dalam jumlah cukup besar. Untuk tahun ini, bantuan daerah mencapai angka Rp.300 Miliar.

Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah kepala daerah ini, turut hadir Wakil Gubernur Sulsel, Walikota Palopo, Walikota Makassar, Bupati Luwu Utara, Bupati Gowa, Wakil Walikota Parepare, Anggota DPR RI, anggota DPD RI, Ketua DPRD Sulsel dan Forkopimda. (*)

0 27

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah (NA) dan Istri yang juga Ketua PKK Sulsel, Liestiaty F Nurdin, makan malam bersama Bupati dan Wakil Bupati Terpilih periode 2019-2024 Kabupaten Wajo dan Kabupaten Luwu, di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (14/2).

Dua pasangan kepala daerah tersebut yakni, Bupati – Wakil Bupati Wajo, Amran Mahmud dan Amran, serta Bupati – Wakil Bupati Luwu terpilih Basmin Mattayang – Syukur Bijak. Para kepala daerah datang bersama istri.

Nurdin Abdullah mengatakan, makan malam ini adalah tradisi para pemimpin terdahulu.

“Ini tradisi pendahulu. Ini adalah ramah tamah sekaligus selamatan. Kepada Bapak selamat. Karena besok kalau sudah pelantikan sudah pada pulang,” kata Nurdin Abdullah.

Silaturahmi ini, lanjutnya, adalah wujud syukur bahwa pelaksanaan demokrasi berjalan lancar. “Alhamdulillah telah selesai. Besok secara resmi akan dilantik secara resmi. Mudah-mudahan bisa berjalan lancar,” harapnya.

Selanjutnya, ia meminta agar mereka langsung bekerja untuk mempersiapkan program strategis yang ada. “Silahkan nikmati hidangan yang ada,” imbuhnya. (*)

0 25
  • Usai Gladi Pelantikan Bertemu di Baruga Lounge

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id — Usai melakukan gladi kotor pelantikan bupati di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, dua pasangan kepala daerah terpilih yakni Amran Mahmud dan Amran yang akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo serta Basmin Mattayang – Syukur Bijak yang akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Luwu terlihat memasuki Baruga Lounge kantor Gubernur Kamis (14/2). Kedatangan mereka di tempat ini untuk menemui Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Baruga Lounge memang menjadi lokasi strategis yang kerap dimanfaatkan untuk menerima tamu bagi Gubernur Sulsel. Tak hanya pejabat daerah, Wapres RI Jusuf Kalla pun sempat menghabiskan waktu cukup lama di tempat ini.

“Kemarin Pak JK juga lama di sini,” kata Nurdin Abdullah.

Saat itu (27/1) JK hadir untuk memimpin rapat penanggulangan banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sulsel.

Nurdin Abdullah membahas kedua wilayah tersebut, termasuk pengembangan Bandara Bua di Luwu.

Baca Juga : Juni, Garuda Penerbangan Makassar-Jepang Rencana Dibuka

“Pengembangan Bandara Bua menjadi hub. Jadi hub Indonesia timur. Presiden juga minta diperbesar, minimal ini untuk Boeng 737,” sebutnya.

Selanjutnya, sebelum pelantikan, pengambilan sumpah, pemasangan tanda pangkat dan penyerahan SK Mendagri, akan dilaksanakan makan malam bersama bupati-wakil bupati terpilih untuk periode 2019-2024 malam ini. (*)

0 27
  • Kompetisi Game Online Tumbuhkan Nilai Positif Generasi Muda

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id — Kantor Staf Presiden bekerjasama dengan Kementerian Pemuda Olahraga dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) serta Kementerian Komunikasi dan Informasi menyelenggarakan Piala Presiden Esports 2019.

Tujuannya adalah membangun ekosistem olahraga elektronik Esports yang positif sehingga anak muda bisa mendapatkan wadah yang fun dan bermanfaat.

Para penggemar game online khususnya mobile legends akan tertantang untuk menguji kemampuan mereka dalam berkompetisi di event akbar yang memperebutkan tropi Piala Presiden Esports.

Kick Off Piala Presiden Esports 2019 sudah dilakukan di beberapa daerah termasuk Kota Makassar dan saat ini sedang berlangsung seleksi untuk mencari Wakil Makassar.

Di hadapan Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, Staf Kantor Presiden (KSP) Bidang Media Abraham Wiratomo menjelaskan kegiatan ini.

Baca Juga : Juni, Garuda Penerbangan Makassar-Jepang Rencana Dibuka

“Kedatangan kita kali ini di Sulsel, untuk mendapatkan dukungan dari Pak Gubernur. Alhamdulillah, Pak Gubernur sangat mendukung dan sangat senang apabila anak-anak muda punya wadah yang positif,” kata Abraham.

Meski mendorong untuk berkompetisi game online, namun bukan berarti generasi muda lantas melupakan tugas utama seperti belajar. Kompetisi ini justru diharapkan menumbuhkan nilai-nilai positif seperti sportivitas, kejujuran dan kerjasama di kalangan generasi muda.

Saat ini, untuk tim Sulsel kualifikasi sedang berlangsung secara online, untuk penentuan juara Sulsel, dua tim yang akan dikirimkan ke Jakarta tersebut harus melalui tahap kualifikasi online. Tim-tim di tiap Regional ini tidak akan lagi bertanding secara offline di tiap kota seperti di Regional. Adapun regionalnya yakni Denpasar, Palembang, Surabaya, Makassar, Manado, Solo, Pontianak dan Bekasi.

Baca Juga : IMI Sulsel dan Pembalap Muda Berprestasi Silaturahmi dengan Gubernur

Selanjutnya mereka akan diterbangkan ke Jakarta dan final kualifikasi regional Piala Presiden Esports 2019 disiarkan di TV nasional.

Diakhir kunjungan Abraham memberikan kaos bertuliskan “Piala Presiden Esports 2019” sebagai simbol Gubernur mendukung kegiatan ini. (*)

0 27
  • Maret, Forum Pariwisata Australia – Indonesia Timur Digelar

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id — Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah menerima kunjungan Konjen Australia Richard Mathews di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (14/2). Kunjungan ini dalam rangka membicarakan tindaklanjut kerja sama antara Australia dan Sulawesi Selatan.

Kerjasama tersebut di berbagai sektor diantaranya pariwisata, peternakan, pendidikan dan juga proyek kerja sama dalam beberapa hal berkaitan dengan penelitian.

Untuk bidang peternakan, Australia akan membawa Tim Ahli ke Sulsel untuk membicarakan beberapa hal teknis. Seperti diketahui Australia memang mempunyai banyak pengalaman di sektor ini.

Gubernur Sulsel menjelaskan untuk pengembangan sapi akan dilakukan di Seko, Luwu Utara dan di Takalar.

“Kita juga ingin penggemukan sapi di Takalar, supaya kita tidak impor lagi,” kata Nurdin Abdullah.

Untuk menindaklanjuti hal ini, Australia akan mendukung dengan memberikan saran kepada Sulsel.

“Kami akan membawa ahli teknis, yang penting kami meneliti apa keperluan di sini karena peneliti dan ahli kami pasti bisa mempertimbangkan dan belajar keperluan dan keadaan di Sulsel,” sebut Konjen Richard Mathews.

Baca Juga : Juni, Garuda Penerbangan Makassar-Jepang Rencana Dibuka

Hal lain yang dibicarakan terkait kegiatan Forum Pariwisata antara Australia dan Indonesia Timur. Forum ini diperuntukkan khusus untuk praktisi-praktisi pariwisata dari Australia dan Indonesia Timur.

“Karena kalau kita melihat Indonesia Timur sekarang sedang berkembang pesat, kemungkinan dan kesempatan untuk sektor pariwisata potensinya Bagus. Misalnya Sulsel ada Toraja dan Bira. Ada juga Manado dan Ambon,” ujarnya.

Rencananya forum ini akan diselenggarakan di Makassar pada 4-5 Maret mendatang. Diharapkan melalui kegiatan ini akan terjalin hubungan yang lebih kuat antara pariwisata kedua belah pihak. (*)

0 41
  • Nurdin Abdullah Akui Pemprov Siap Support

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id — Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan berkunjung dan bersilaturahim dengan Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah di Kantor Gubernur, Kamis (14/2). Pengurus datang bersama lima pembalap muda asal Susel.

Para pembalap tersebut adalah Andi Gilang (Bulukumba), Awin Sanjaya (Lutra), Lucky Hendriyansah (Sidrap), Agung Fahrul (Wajo) dan Andi Muhammad Fadli (Wajo). Mereka adalah pembalap berprestasi di tahun 2018 dan tahun ini juga berlaga di level Asia.

“Jadi kita ingin memperkenalkan kepada Gubernur dan meminta dukungan ke depan, agar pembalap kita ini lebih bangga membela Sulsel,” sebut Ketua Pemprov IMI Sulsel Subhan Aksa.

Namun sayangnya, walaupun berasal dari Sulsel, mereka berlaga atas nama provinsi lain, seperti Jabar dan DKI.

Baca Juga : Juni, Garuda Penerbangan Makassar-Jepang Rencana Dibuka

“Mereka tadi ketawa-ketawa. Ini Pak Gub bisa nawarkan (membela Sulsel) ke kita, tetapi mampu tidak bayar kami sama dengan Jawa Barat, ya mampulah,” ucap Nurdin Abdullah.

Pemerintah Sulsel sendiri mendukung bagi mereka yang ingin berkompetisi di tingkat nasional. Nurdin bahkan menyebut jika Pemprov punya lahan di Sudiang sekitar 70 hektare.

“Ini saya bilang kita buat perencanaannya nanti kita buat sirkuit,” ujarnya.

Sementara itu pembalap muda Gilang, menyampaikan, tahun ini target mereka sangat tinggi.

“Saya berusaha tampil maksimal di setiap race, dua tahun lalu saya beradaptasi dengan balapan di Eropa dan 2019 ini kembali berlaga di sana. Memanfaatkan pengalaman sebelumnya,” jelasnya. (*)

0 40
  • Pesawat Kargo dan Penumpang

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id — Gubernur Sulawesi Selatan menerima kunjungan Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah didampingi CEO Domestik Region Kasulampua Aryo wijosuseno di Baruga Lounge Kantor Gubernur, Rabu (14/2). Pertemuan ini membahas rencana kerjasama pembukaan rute penerbangan penumpang dan kargo Jepang – Makassar.

“Apa kabar Pak Gubernur, ini kita jodoh pakaian (jas) kita sama,” kata Pikri Ilham.

Pikri kemudian melanjutkan bahwa kedatangnanya untuk memperkuat peranan Garuda dalam pembangunan di Sulsel.

“Apa yang perlu dikuatkan untuk pembangunan Sulsel. Peranan Garuda sebagai milik negara bisa dimanfaatkan untuk kemajuan daerah. Tidak ada gunanya jika daerah yang kami terbangi tidak berkembang,” sebut Pikri.

Menurut Pikri, dukungan lainnya yakni Garuda membentuk new economic system serta ingin membangun ekosistem bisnis yang dapat menghidupkan sektor lain seperti tour and travel, hotel dan restoran.

Dalam kesempatan ini, pihak Garuda Indonesia juga meminta masukan Gubernur Nurdin Abdullah terkait rencana pembukaan rute penerbangan Makassar-Jepang yang rencananya akan mulai dibuka Juni mendatang.

“Kami sudah rencana prepare akan berpusat di Ujung Pandang (Makassar). Hasil laut kita bawa ke Makassar kemudian ke Hongkong, Jepang Itu pesawat kargo,” ucapnya.

Sementara untuk penerbangan penumpang, menurut Pikri, Jepang lebih suka pesawat jenis Boeing.

“Mudah-mudahan rutenya bisa cepat,” harapnya.

Garuda sendiri mengapresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) yang peduli. “Kalau Pemdanya care berarti dia perhatian, setidaknya pejabatnya naik Garuda,” ucapnya mengundang tawa Nurdin Abdullah.

Dia mencontohkan permintaan Pemda Jabar untuk membuka rute Denpasar-Bandung dan sukses. Sementara itu, Gubernur Sulsel sangat berharap cepat terealisasi dan timur Indonesia mendapat perhatian.

“Terima kasih jujur, saya berkepentingan, saya yang harus berkunjung. Jadi ini timur jujur mimpi kita bagaimana dapat perhatian khusus sudah kelamaan kita memimpikan,” ujarnya.

NA menyebutkan, Sulsel saat ini sudah melakukan pengiriman langsung (direct call) sehingga membuka lebih lebar sektor wisata dan pengembangan hilirisasi. Untuk itu, dibutuhkan penerbangan langsung (direct flight) ke luar negeri, termasuk ke Jepang.

“Alhamdulillah, saya kemarin menghadap presiden dan beberapa menko kita direct call karena disetujui,” ujarnya.

Menurut Nurdin, awal launching 36 kontainer, setelah dua bulan 4.000 kontainer. Hal ini menjadi daya tarik Sulsel dan arus investasi sudah mulai ke Sulsel, PT Kawasan Berikat Nusantara juga sudah mulai mencari peluang usaha.

“Direct call sudah sekarang butuh direct flight, bayangkan kita mau ke luar negeri harus ke Surabaya, Jakarta dan Malaysia. Bali mau ke Jepang lewat atas kita, numpang lewat,” sebut NA.

Selain itu, Gubernur menyarankan dibuka direct flight Bali-Makassar-Tokyo (Bandara Haneda di Jepang). (*)