Wakil Gubernur
Featured posts

0 19
  • Dukung Pencapaian Visi Misi Gubernur – Wagub Sulsel

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id – Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan jambore inovasi pelayanan publik di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (22/4).

“Ini yang pertama kalinya digelar Jambore Inovasi Pelayanan Publik. Kegiatan ini dalam rangka mendukung pencapaian visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel,” kata Asisten III Pemprov Tautoto Tanaranggina.

Dalam arahannya, Wagub menyampaikan kegiatan ini merupakan terobosan dimana setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki satu Inovasi, sehingga muncul ide-ide baru.

Ke depan diharapkan masing-masing OPD memiliki binaan di tiap kabupaten sehingga mampu menjembatani antara Provinsi dan Kabupaten/Kota. Hasil inovasi terbaik dari jambore ini nantinya dapat diterapkan oleh Pemprov Sulsel.

Wagub menambahkan Sulawesi Selatan nantinya akan menjadi kawasan peradaban baru sebab didukung potensi sumber daya alam yang besar serta SDM aparatur berkualitas dan berdaya saing.

“Saya menyampaikan kepada seluruh OPD bahwa jadilah tim yang baik. Dengan harapan Kedepan QPA bisa terukur, terarah dan tercapai yang semuanya akan dijalankan oleh sistem,” tegasnya. (*)

0 24
  • Perbaiki Manajemen ASN, Hadirkan Kinerja Profesional

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id – Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman memimpin rapat percepatan Reformasi Birokrasi di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (22/04).

Memperkuat reformasi birokrasi dan memperbaiki manajemen ASN adalah wujud reformasi birokrasi yang akan menjadi pondasi penting bagi pengembangan birokrasi yang modern, bersih, berintegritas, profesional dan memiliki kinerja di masa depan. 

“ASN lingkup pemerintah Sulawesi Selatan ke depan akan bekerja sesuai sistem yang ada  dengan bertahap dan perlahan diterapkan. Dalam pertemuan percepatan Reformasi Birokrasi ini, merupakan sosialisasi bagaimana sistem yang akan mengarahkan program berjalan dan nantinya hal tersebut menjadikan ASN profesional”, ujar Wagub Andi Sudirman Sulaiman.

Sistem tersebut akan menjadi tantangan baru bagi seluruh OPD dan evaluasi langsung diberikan dari Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Grafik pencapaian nantinya akan ada,  sehingga kita mampu membaca pencapaian ASN”,  jelasnya.

Hadir mendampingi Wagub, Asisten III Pemprov Sulsel Tautoto Tanaranggina, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Sulsel Syamsu Rijal Syam, Ketua TGUPP Bidang Reformasi Birokrasi dan Pemerintahan Prof Sangkala dan sejumlah OPD Pemprov Sulsel. (*)

0 25
  • Digelar di UNM Parangtambung, Diikuti 470 Siswa se Sulselbar

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id – Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar Olimpiade Pendidikan (OPen) 2019. Event yang rutin digelar sejak tujuh tahun terakhir ini dihelat di Kampus UNM Parangtambung, Makassar (22/04).

“OPen merupakan salah satu program kerja bidang pendidikan Himaprodi PBSI yang bertujuan memacu peningkatan mutu pendidikan dan terciptanya siswa/siswi Sekolah Menengah Pertama (SMA) se-SulserBar yang kreatif, inovatif, dan produktif dalam mengembangkan potensi pribadi,” jelas Ketua Panitia Open Dedi Risaldi.

Kegiatan yang Mengangkat tema “Bahasa Indonesia Sebagai Perekat Identitas dan Penguat Daya Saing Kebangsaan di Era Digital” ini diikuti 470 Siswa Sekolah Menengah atas Se- Sulselbar dan dibuka oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam sambutanya, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan rasa syukur atas nikmat sehat yang diberikan Allah SWT sehingga dapat berkumpul dalam kegiatan in. Wagub juga menyampaikan selamat kepada panitia pelaksana kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat baik untuk melatih mental dan melatih talenta pelajar SMA, setidaknya mereka telah berhasil menginjak salah satu kampus terbaik di Indonesia Timur, kampus ini telah banyak mencetak guru dan profesi guru merupakan pengabdian yang sangat besar pahalanya disisi Allah subhana’hu wa ta’ala”, ujar Andi Sudirman Sulaiman.

Wagub mengingatkan kepada seluruh peserta sebagai generasi muda agar menjaga kejujuran dan berkarakter akhlak yang baik sehingga kedepan menjadi pembaharu yang baik.

“Fenomena generasi muda sekarang ini jarang mengetahui bahasa daerah, ini menjadi PR bagi kita semua. Dengan harapan ke depan satu anak di Sulawesi Selatan mengetahui minimal satu bahasa daerah, agar bahasa daerah tetap terjaga dan tidak hilang”, jelasnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra Dr. Syukur Saud, M.Pd, Ketua Jurusan Bahasa Indonesia Dr. Muhammad Saleh, M. Pd, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Dan Sastra. Dr. Azis. M. Pd dan Guru pendamping peserta mata pelajaran Bahasa Indonesia Se-Sulbar. (*)

0 37

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sumpah Profesi dan Seminar Ilmiah Patelki. Kegiatan ini dilaksanakan Pengurus DPW Patelki (Persatuan Ahli Laboratorium Medik Indonesia) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan DPC Patelki Wilayah Kota Makassar, di Hotel Sahid Makassar, Minggu (20/4).

Andi Sudriman Sulaiman dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya peran tenaga laboratorium dalam menentukan kesehatan pasien. Ia menyampaikan, tidak ada kepala daerah yang pernah melewatkan tes laboratorium.

“Peran tenaga laboratorium sangat penting dalam memberikan data kesehatan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini ada pergeseran kesadaran di masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Mencegah lebih penting dari pada mengobati. Hanya, masyarakat kurang peduli akan hal itu.

“Sehat itu sangat penting. Maka dari itu, perlu kita bersyukur atas nikmat sehat yang diberikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dalam hadis, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang (HR. Bukhari 6412 dari Ibnu ‘Abbas),” jelasnya.

Terakhir, Andi Sudirman mengimbau agar Patelki mengkampanyekan pentingnya MCU bagi semua lapisan masyarakat, sebagai upaya deteksi dini dan sekaligus sebagai sikap preventif dalam menjaga kondisi kesehatan.

Kegiatan ini dihadiri 500 peserta yang merupakan Ahli Teknologi Laboratorium Medik dari rumah sakit, puskesmas, laboratorium klinik, institusi kesehatan, dan sekolah kesehatan se Sulsel. Hadir dalam kegiatan ini, Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, Ketua DPW Patelki Muh Idris Mone S.Si,. M.Kes , Ketua Patelki DPC Makassar Ruly S.ST,. M.Kes. (*)

0 28
  • Jangan Terfokus Pembangunan Fisik Tanpa Manfaat kepada Masyarakat

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaimqn menekankan pentingnya pembangunan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Misalnya saja pembangunan Rumah sakit yang harus mengutamakan mutu pelayanan kesehatan. Rumah Sakit seyogyanya memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, ketersediaan teknologi, dan mengedepankan  pelayanan/hospitality.

“Walaupun rumah sakit banyak, kebutuhan masyarakat harus dikedepankan, sebab masyarakat tidak semua membutuhkan bangunan fisik rumah sakit yang besar tapi masyarakat membutuhkan mutu pelayanan kesehatan,” ucap wagub Andi Sudirman dalam pertemuan yang membahas rencana pembangunan Rumah Sakit di Kabupaten Takalar, yang berlangsung di Baruga Lounge Kantor Gubernur, Kamis (18/4).

Lebih lanjut Andi Sudirman mengatakan masyarakat cenderung lebih puas dengan kehadiran puskesmas. Untuk itu, kapasitas puskesmas dan rumah sakit harus diperkuat dan dikembangkan, salah satunya dengan memperbaiki alkes, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat lebih baik di Sulsel.

“Saya selalu menganjurkan, kita upayakan bagaimana pelayanan kesehatan mampu menjemput bola, membenahi puskesmas dan rumah sakit yang sudah ada jauh lebih baik,” tegasnya.

Andi Sudirman juga berpesan agar mendalami data dan analisis kebutuhan Puskesmas dan Rumah sakit, mengalokasikan anggaran. Utamanya dengan memaksimalkan fasilitas yang ada.

“Percuma membangun fisik Puskesmas dan Rumah sakit tapi tidak bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tampak hadir dalam pertemuan tersebut, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Takalar dan Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGUPP). (*)

0 38

Pangkep, birohumas.sulselprov.go.id – Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri kegiatan Gerakan Pramuka Gugus Depan Pangkep SMPN 9 Satap Liukang Tupabbiring (Pulau Kulambing), di lapangan sepakbola Pulau Kulambing, Minggu (14/4). Pelantikan calon penggalang menjadi penggalang ramu ini merupakan kegiatan Gugus Depan, yang menjadi kesatuan organik terdepan dalam Gerakan Pramuka dan menjadi wadah untuk menghimpun anggota Gerakan Pramuka dalam penyelenggaraan kepramukaan.

Jumlah penggalang yang dilantik sebanyak 32 orang. Hadirnya Andi Sudirman Sulaiman, merupakan bentuk dukungan moril dan semangat, sehingga anak didik yang mengikuti kegiatan pelantikan semakin termotivasi dan semangat.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman Sulaiman menekankan makna Dasadharma Pramuka ke sepuluh. Yaitu suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. Sebagai akibat dari pikiran dan perkataan yang suci, seorang Pramuka harus sanggup dan mampu berbuat yang baik dan benar untuk kepentingan negara, bangsa, agama dan keluarga.

Kegiatan ini merupakan nostalgia bagi Andi Sudirman Sulaiman saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka penegak dan menjadi Ketua Pramuka SMA 1 Watampone Kabupaten Bone.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Korcab Pramuka Kabupaten Pangkep, Kepala Desa, Camat Liukang Tupabbiring, Kepala Pusat Diklat, dan Camat Bungoro. (*)

0 42

Pangkep, birohumas.sulselprov.go.id – Sebagai salah satu pulau yang mempunyai andil besar dalam perkembangan pariwisata di Sulawesi Selatan (Sulsel), pengembangan wilayah Pulau Saugi penting untuk terus diupayakan. Salah satunya, dengan memenuhi kebutuhan dasar Pulau Saugi.

“Kebutuhan listrik, air bersih, dan dermaga harus terpenuhi. Kami meminta Pak Wakil Bupati Pangkep untuk mengecek kebutuhan dasar, setelah itu perlu diperhatikan dermaga, kesehatan (pengobatan dapat diakses), pendidikan, dan bedah rumah,” pesan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, saat bersilaturahmi dengan masyarakat di Pulau Saugi, Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sabtu (13/4).

Wagub Sulsel menilai, tidak semua pulau memiliki PLTS, sedangkan hal itu menjadi kebutuhan dasar masyarakat pulau. Selain itu, masih banyak lagi kebutuhan dasar masyarakat pulau yang belum terpenuhi. Itu telah menjadi masalah masyarakat pulau di Indonesia.

“Hanya beberapa pulau yang memiliki PLTS, kebutuhan listrik paling mendasar,” ucap Andi Sudirman.

Pada kesempatan ini juga, Wagub memberikan genset untuk puskesmas di Pulau Saugi dengan kapasitas 2.000 Watt.

Dalam silaturahmi ini, Andi Sudirman meminta kepada masyarakat Pulau Saugi untuk mendoakan pemimpin, sebagaimana merupakan kebaikan ketika masyarakat senantiasa memanjatkan doa untuk para pemimpin demi terciptanya kemaslahatan hidup. Bukan hanya untuk kemaslahatan pribadi, namun juga kemaslahatan umum, tak hanya untuk dunia, namun juga untuk akhirat.

Hadir dalam kegiatan silaturahmi ini Wakil Bupati Pangkajene Kepulauan, Camat Liukang Tupabbiring, Kepala Desa Mattiro Baji, dan juga tokoh masyarakat Pangkajene Kepulauan. (*)

0 44

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, meminta Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Sulsel mengedepankan pendidikan akhlak. Bisa dimulai dengan melatih siswa agar tidak berbohong, dan melakukan kebaikan-kebaikan lainnya.

Hal tersebut disampaikan Andi Sudirman Sulaiman saat membuka Workshop Penguatan Kelembagaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMA se Sulsel, di Grand Sayang Park Hotel, Kamis (11/4). Workshop diikuti guru se Sulsel dari 16 mata pelajaran.

“Pendidikan akhlak yang telah dilaksanakan di Sulsel berjalan dengan tujuan melatih siswa untuk mendalami agama, sehingga siswa memiliki akhlak yang baik, melatih agar tidak bohong, dan melakukan kebaikan-kebaikan lainnya,” kata Andi Sudirman.

Ia berharap, guru di Sulsel dapat mencetak generasi terbaik yang bertalenta dan mempunyai akhlak yang mulia, sebagai cikal bakal menjadi pemimpin masa depan. Pendidikan akhlak siswa harus terus ditingkatkan.

“Untuk meningkatkan kualitas siswa agar bisa bersaing di perguruan tinggi, siswa akan melalui tahap tes passing grade. Melalui tes tersebut, pengetahuan siswa di seluruh SMA di Sulsel bisa setara di saat mengikuti tes di perguruan tinggi,” ujarnya.

Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara, Armin Amri, melaporkan, workshop diselenggarakan dengan tujuan mengedepankan MGMP dalam memperbaiki kualitas pendidikan, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan. (*)

0 42

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menggelar rapat bersama Komunitas Intelejen Daerah (Kominda) Sulsel, di Hotel Claro Makassar, Kamis (11/4). Rapat tersebut membahas perkembangan situasi daerah menjelang pelaksanaan Pemilu 2019.

Andi Sudirman mengatakan, secara umum kondisi Sulsel aman menjelang Pemilu 2019, yang akan dihelat 17 April mendatang. Namun, ada beberapa potensi konflik yang harus diantisipasi sejak dini.

“Segala bentuk ancaman konflik yang bisa menimbulkan penetrasi, agar tidak dibiarkan berkembang,” kata Andi Sudirman.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam posisi netral, dalam artian tidak ada intervensi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). sehingga, diharapkan kedepannya, posisi ASN tidak akan goyah karena politik.

“ASN bekerja berdasarkan profesionalisme,” tegas Andi Sudirman.

Edukasi kepada masyarakat Sulsel, lanjutnya, harus terus dikedepankan dalam Pemilu 2019. Sipakatau, sipakainga, dan sipakalebbi, menjadi cara agar terhindar dari hoax.

“Ada dua persoalan yang berujung dari hoax, ghibah dan fitnah. Dalam penyelesaian konflik, perlu diselesaikan dengan membuat mitigasi, dari itu akan terlihat bagaimana pendekatan yang digunakan dalam menyelesaikan konflik,” terangnya.

Ia berharap agar seluruh unsur elemen masyarakat dapat ikut terlibat dalam menyukseskan Pemilu yang Luber, Jurdil, Aman, Damai, Demokratis, dan Bermartabat. (*)

0 59
  • Wagub Hadiri Musrenbang

Makassar, birohumas.sulselprov.go.id – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sulsel Tahun 2019 untuk Penyusunan RKPD Tahun 2020, yang diselenggarakan di Claro Hotel Makassar, Kamis (11/4). Terdapat 5.316 usulan yang diterima Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel untuk diakomodir di RKPD 2020.

Berdasarkan RKPD 2020, pembangunan akan diarahkan dalam rangka peningkatan dan pemenuhan pelayanan dasar, peningkatan infrastruktur strategis sebagai konektivitas wilayah, serta peningkatan ekonomi masyarakat.

Musrenbang ini dilakukan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulsel Tahun 2020. Perencanaan pembangunan Provinsi Sulsel dilaksanakan dengan menerapkan prinsip kebersamaan, berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta kemandirian.

Acara tersebut dibuka Gubernur Sulsel, Prof. Dr. Ir. H. Nurdin Abdullah. M.Agr, dan dihadiri Menteri Pertanian, Bappenas, Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri, Anggota DPR dan DPD RI Dapil Sulsel, Kepala Daerah se Sulsel, dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se Sulsel.

Ada banyak usulan yang telah ditampung Bappeda Provinsi Sulsel dengan total usulan 5.316, dengan anggaran Rp 9,3 triliun.

“Ada tiga dinas yang menempati posisi teratas dalam program usulan, yaitu Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, dan Dinas Sumber Daya Air dan Cipta Karya,” ungkap Kepala Bappeda Sulsel, Jufri Rahman.

Sementara, Ketua DPRD Sulsel HM Roem, memahami dan mengapresiasi kebijakan Gubernur Sulsel di tahun 2019, yang telah meningkatkan bantuan keuangan yang terukur di kabupaten/kota di Sulsel. Akan tetapi, dalam Musrenbang ini, perlu memperhatikan aspek antar wilayah, agar tidak terjadi kesenjangan.

Sedangkan, Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, menjelaskan, perlambatan di tahun pertama 2019 serapan anggaran disebabkan penyesuaian sistem. Wakil Gubernur saat ini terus melakukan konsolidasi kepada SKPD, agar semua program Pemerintah Provinsi Sulsel tidak hanya program skala kecil, sehingga saat ini anggaran lebih besar ke kabupaten/kota.

“Sulsel identik dengan kawasan penyandang pangan nasional. Saya berharap, bendungan bisa rampung dalam waktu yang tidak lama, agar dapat mengembangkan kawasan pertanian tadah hujan, sesuai dengan program pemerintah dalam memodernisasi pertanian di Indonesia,” jelasnya.

Gubernur mengajak untuk bersemangat dalam membangun 24 daerah dan membangun masyarakat Sulsel. “Semoga kedepannya Sulsel tidak hanya jaya di Sulsel,tapi di Indonesia, juga di dunia,” harapnya. (*)